Thursday, April 23, 2020

AYO CARI TAHU TEKNIK PEMASARAN BUKU


AYO CARI TAHU TEKNIK PEMASARAN BUKU

RESUME KULIAH ONLINE BERSAMA OMJAY
DENGAN NARA SUMBER BAPAK AGUS SUBARDANA.SE.M.M
HARI/TANGGAL                 : KAMIS/ 23 APRIL2020
PUKUL              : 19.00-21.00
                                               


Profil Nara Sumber
Nama : Agust. Subardana, S.E., M.M.
Jabatan : Director of Marketing Andi Publisher 
Tempat /Tgl Lahir : Yogyakarta, 11-09-1973 Status : Menikah Istri : Retno Th.
Anak : 1. Herjuna S.
2.P. Tanusaputra
Hooby : Membaca , dan Marketing. Hp / w.a : 08112936680
Pendidikan 1. S1 Management, Universitas Mercu Buana Yogyakarta 1998
       2.S2 Magister Management Merketing , Fak . Ekonomi Universitas Satya Negara  
           Jakarta 2012
 Riwayat Pekerjaan
1. Sekretaris Umum Pusat Pelayanan Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) se-DIY 1997 -1999
2.Supervisor Madical Representative PT. Metiska Farma Jakarta 1999 -2003
3. Area Manager Marketing PT. Dobeli Jakarta 2003 -2005
4. Manager Marketing Penerbit ANDI OFFSET Yogyakarta 2005 – 2012
5. Direktur Marketing Penerbit ANDI OFFSET Yogyakarta 2013 – sekarang
6. Dosen kelas Malam (18.00 s.d 22.00 wib) STIE Wiyata Mandala 2014 – 2018
a. Understanding Business b. Brand Management c. Integrated Communication Marketing (IMC)

Malam ini merupakan kuliah online pada pertemuan ke 17,seperti pertemuan yang sudah-sudah Omjay membua pertemuan dengan ucapan salam dan mohon maaf untuk mengubah bsetelan group.Kemudian menyampaikan  kembali bahwa kuliah pada malam ini,beliau mengundang bapak Agus Subardana m dengan materi Teknik/Strategi Pemasaran Buku. Kemudian mempersilahkan pak Agus untuk menyampaikan materi tersebut.Menurut saya materi ini merupakan lanjutan materi yang disampaikan oleh pak Edi kemaren,utrutannya pas sekali.

Bapak Agus Subardana saat ini menjabat sebagai Director of Marketing Andi Plublisher.Sunnguh seang rasanay dapat menyimak penjelasannya tentang strategi pemasaran buku,dalam hatipun berpikir apa mungkin saya bisa,okelah itu  nanti saya pikirkan kembali yang penting,belajar dan belajar dulu.

Menurut  pak Agus ,buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan,dan sarana utama dalam proses pembelajaran serta sebagai sarana untuk menyampaikan informasi.Beliau menjelaskan juga perlu memperkenalkan dan diajarkan untuk membaca buku beranekaragam  sejak anak usia dini. Tujuannya adalah untuk untuk mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan miant baca yang tinggi khususnya anak-anak. Dorongan pemerintah untuk kegiatan membaca merupakan wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca.Untuk itu pemerintah menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan buku,untuk meningkatkan budaya membaca dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu  perkembangan industri penerbitan buku dipicu oleh keuntungan ( profit margin( yang relatif besar dibandingkan dengan industri lainnya khususnya konsumsi. Saat ini ada 1328 penerbit yang terdaftar dalam IKAPI( Ikatan Penerbit Indonesia). Penerbit yang saat ini ahtif sebanyak 711 penerbit,sedangkan yang lainnya tidak aktif lagi.

Strategi pemasaran  diperlukan dalam rangka  mempertahankan  Industri pemasaran buku supaya terus tetap hidup dan dapat mencapai hasil penjualan yang maksimal.Pemasaran dapat dilakukan oleh semua wirausaha,intrepenur yang menjalankan bisnis.
Pak Agus juga menjelaskan bahwa strategi  pemasaran buku dipengaruhi oleh banyak aspek yang unik,karena dapat dilihat dari jenis buku yang diterbitkan.
Dalam penerbitannya jenis-jenis buku dapat dikelompokkan menjadi beberaoa katagori buku misalnya,ada 32 katagori buku produk yaitu,buku anak,buku bisnis,buu pertanian,buku fiksi-novel,buku pengembangan diri,buku teks ,dan lain –lain.Dari jenis buku ini dapat dilakukan pemetaan berdasarkan  segmentasi dari jenis katagori buku yang diterbitkan.

Kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran yaitu:
·         Faktor Mikro,yaitu perantara.pemasok,pesaing dan masyarakat.
·   Faktor Makro, yaitu demografi ekonomi,politik hukum,teknologi-fisik dan sosial budaya.
Penerbit Andi Offset saat ini  dengan usia yang sudah 40 tahun, sedang menjalani faktor mikro dan makro, dengan menerbitkan buku sebanyak 10.000 judul buku yang telah dikelompokan dalam 32 katagori.
Ada dua  strategi   pemetaan dalam pemasaran buku yaitu pemasaran buku serangan udara dan pemasaran buku serangan darat.

1.Pemasaran buku serangan udara,
·         Pemasaran buku lewat online,
Saat ini pemasaran buku lewat online sedang ngetren,sudah banyak orang mengetahui lewat internet  sehingga melakukan promosi lewat online,website markas besar tempat penjuaan buku.
Dengan mempunyai website,dapat melancarkan dan mempromosikan penjualan buku,di website juga  akan banyak diisi produk,harga promosi,layana,alamat, testimoni dan lainnya.
penjualan buku lewat Online ini kita harus terus proaktive untuk terus promosi , supaya kita dapat :
a.Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial
b.Mendapatkan konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga              kesetiaan konsumen terjaga.
c.Menjaga kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu
d.Menaikkan penjualan dan profit
e.Membandingkan dan keunggulan produk dibandingkan dengan pesaing
f.Membentuk citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
g.Mengubah tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen
h. Media Online yang dapat kita lakukan untuk promosi dan penjualan buku yaitu sudah tidak asing lagi dibenak kita sekalian yaitu lewat telepon, w.a, sms, email, dan lain-lain.
·         Pemasaran lewat Komunitas
Daoat dilakukan di komunitas masing-masing sesuai dengan kapasitas komunitas yang dibentuk dan relasi yang yang ada. Gunakanlah jaringan kkomunikasi yang ada untuk sarana penjualan buku akan lebih efektf dan efisien.Dengan cara ini tingkat keberhasilannya lebih tinggi,kuncinya adalah harus proahtif komunikasi dan berinteraksi dengan komunitas, dan dapat menjaga integritas pribadi. Dalam jawaban pertanyaan,beliau juga menjelaskan bahwa ini termasuk dalam pemasaran yang paling sederhana.

2.Pemasaran Buku Serangan Darat.
Dengan  melakukan pemetaan wilayah untuk menguasai seluruh wilayah nusantara dalam penetraan pasar buku denagn membuka cabang di tiap kota besar yang potensinya sangat baik,Sekarang ini Andi Offset sudah mempunyai 43 cabang dengan menempatkan tenaga pemasaran .
Berdsarkan target pasar yang dituju,pemasaran buku serangan darat dikelompokkan menjadi dua yaitu,antar lain:
1.Toko Buku

Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai percetakan sendiri,sebagian besar pemasok Toko Buku di Indonesia. Untuk itu diperlukan pemetaan jenis buku. Ada tiga jenis pemetaan toko buku yaitu,Toko Buk Modern, Toko Buku SemiModern,Toko Buku Tradisional.Pemetaan dilakukan karena tiap jenis toko buku mempunyai adminitrasi yang berbeda.
a.    Contoh toko buku modern adalah Gramedia Book Store,Gunung Agung Book Store,Toga Mas Book Store.
Toko ini mempunyai  sistem transatsi  mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sisten desntralisasi dan sebagainya.
b.  Toko buku semi modern adalah toko yang biasanya sistem adminitrasinya  masih dikendalikan dan menggunakan sistem adminitrasi penjualan per toko.
c.       Toko buku tradisonal,biasanya sisten yang digunakan transatsinya masih manual.
Toko di atas dijadikan saluran distribusi oleh para penerbit buku dengan sistim titip jual/konsinyasi,kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.
Cara lain yang dilakukan dalam strategi  toko buku modern adalah;
a.    Mengusai display buku,supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol
b.    Mengadakan promosi di internal tokko dengan memasang produk di neon Box, Banner
c.   Mengadakan bedah buku,Talkshow dan potongan harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
d.  Mengdakan event temetik sesuai moment bulan berjalan( program Ramadhan,program TAB, dan lain-lain)
Kuncinya dalah harus proaktif komunikasi dengan pihak internal toko buku modern tersebut.

2.Directselling

 Pemasaran buku melalui directsielling dipetakan berdasarkan jenis katagori  penjualan buku.
Yang diterbitkan  lewat directselling  menjadi beberapa target pasar yaitu ,
a.Buku Pendidikan( Maat Pelajaran) dan buku pendamping untuk jenjangTK,SD,SMP,SMA,SMK
b.Buku teks perguruan Tinggi untuk semua matakuliah.
c.Buku refrensi untuk jenjandTK,SD,SMP,SMA,SMK,Perguruan Tinggi dan umum.

Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka sebagai industri penerbitan buku harus melakukan trobosan  pemasaran denagnmenempatkan tenaga penjual(sales).
Pak Agus  menjelaskan juga tugas penjual atau sales adalah diberi tanggung jawab sesuai maping areanya masing- masing yaitu,
a.Kunjungan langsung ke tiap sekolah
b.Kunjungan langsung ke setiap kampus
c.Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan Daerah dll.

Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll. Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.

3.Melakukan Event-Event
 Pemasaran buku juga dilakukan melalui event-event seperti seminar,workshop dan sebagainya,agar  pemasaran buku dapat menjadi sesuai trget yang diinginkan.
Untuk melakukan taransatsipenerbit Andi juga memberikan website:www.andipublisher.com. selain itu penebit And bekerjasama dengan marketplace termasuk tokopedia.

Dari beberapa strategi pemasaran yang sudah dijelaskan strategi yang paling sulit dilakukan adalah strategi serangan darat karena membutuhkan banyak tenaga dan adanya folow up yang teru menerus.
Pak Agus menjelaskan juga bagi penulis pemula apabila naskah  diterima  dan diterbitkan oleh Penerbit Andi akan  langsung memakai dua strategi,tetapi bila penulis menerbitkan sendiri tidak melalui penerbit maka dapat dilakukan strategi serangan udara.

Ada beberapa hak yang diperoleh penulis apabila naskahnya diterbitkan olen penetbit Andi,yaitu:

- Penulis mendapatkan royalti 10% dari pendapatan total transatsi nilai jual.
- Royalti diberikan per 6 bulan terhitung sejak perjanjian ditangani.
- Penulis mendapatkan bukunya sebanyak 3 eksemplar.
- Penulis boleh mempromosikan bukunya,dan akan mendapatkan potongan 30%
Dalam pemasaran buku  kemungkinan menjalin kolaborasi  dan pesaing tentunya ada, contohnya Penerbit Andi berkolaborasi denagn Penerbit BPFEGM,dengan syrat dan ketentuan  harus ada titik temu dari keduabelah pihak.
Penerapannya dapat dilihat dari nilai produknya,potensi pasar,dan daya serap produk.
Pak Agus menjelaskan juga buku yang dijual dari toko yang satu dengan tokoyang lain berbeda padahal bukunya sama,karena  Buku yang diterbitkan Penerbit Andi sudah ada standar harga,di barcole back Viber buku sudah ada tercantum harga,sehingga harga tidak dapat dirubah. Kecuali ada momen promosi di toko tersebur dan mendapat discont teapi harga tetep dicantumkan.Perbedaan biasanya tolk di luar pulau jawa maka ada harga zona.
Selin itu yang membedakan harga adalah bahwa setiap penerbit mempunyai hak untuk menentukan harga produksi yang dihitung sesuai dengan oplah cetaknya,semakin banyak oplah cetak harga semakn murah.

Ada aspek penilaian naskah yang dilakukan penerbit yaitu:
1.Aspek Ideologis

 Apakah topik bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila, apakah topiknya akan meresahkan kondisi masyarakat seperti: politik, hankam, sara, sopan santun, harga diri, dll.

2.Aspek Keilmuan :
·  Apakah topik yang dibahas merupakan topik baru bagi masyarakat, dan apakah masyarakat sudah     siap menerima topik tersebut?
·       Apakah naskah tersebut gagasan asli atau jiplakan?
·      Terkait dengan akurasi data maka diperlukan sumber daftar pustaka yang lengkap.

3.Aspek Penyajian:
·  Apakah sistematika kerangka pemikiran baik sehingga alur logika pemaparan muda dipahami?
·     Bahasa yang digunakan apakah komunikatif sesuai dengan jenis naskah dan sasaran pembaca?
·     Apakah cara penulisannya sudah benar, yaitu menggunakan tata bahasa dan ejaan yang baku?
·     Kelengkapan naskah secara fisik seperti kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, batang tubuh,daftar gambar, tabel, lampiran, index, daftar pustaka, sinposis, apakah sudah lengkap?
·   Pengetikan menggunakan media dan alat apa, apakah tulis tangan, diketik manual, ketik komputer menggunakan software tertentu?
·     Mutu gambar, tabel dan objek lain yang dipasang (capture) apakah layak atau masih harus diperbaiki lagi?
· Apakah urusan perizinan penggunaan gambar tertentu, izin terjemahan, izin pengutipandll. sudah diselesaikan?

4.Aspek Pemasaran:
·     Apakah tema naskah mempunyai pangsa pasar jelas dan luas sehingga buku akan dapat dan mudah diterima pasar?
·   Apakah naskah memiliki selling point atau potensi jual tertentu, seperti judul, keindahan, bahasa, kasus aktual, dsb?
·     Apakah ada buku sejenis yang beredar dan telah diterbitkan? Apa kelebihan naskah tersebut dibandingkan dengan buku lain?

5.Aspek Reputasi Penulis:
·    Apakah penulis adalah tokoh, praktisi, dosen yang sangat diakui kepakarannya oleh        masyarakat luas?
·      Apakah buku-buku yang pernah diterbitkan mempunyai catatan keilmuan dan pemasaran yang baik?
Dan aspek yg paling menentukan adalah potensi pasar.

  Beberapa cara membentuk citra produk sesuai denag mata konsumen yaitu:
·     Fokus pada pengisahan cerita, bukan pada fitur produk.Tanpa cerita yang bagus, produk kita tidak akan memiliki nilai inheren atau emosional bagi pelanggan. Terkadang, manusia itu lebih cepat memberi respons saat diberi cerita. Bila suatu merek memberi kesan mendalam bagi konsumen, maka hal tersebut akan berdampak pada perilaku belanja konsumen.
·       Beri nilai tambah produk agar makin disukai konsumen
·     Ketika membentuk citra merek, sebaiknya konten yang di buat harus fokus pada hal yang dapat membangun hubungan dan membantu konsumen membuat keputusan yang tepat dan matang. Dengan begitu, ketika mereka memilih produk kita itu karena produk kita yang paling sesuai dengan kebutuhan. Hal ini akan berdampak pada hubungan yang lebih kuat dan tahan lama.
·  Pelayanan terhadap pelanggan yg baik secara  sosial akan berdampak positif bagi citra perusahaan.
Seteah menentukan  sistimatika  penulisan buku hal penting berikutnya yang dijelaskan oleh pak Agus adalah tentang format buku yang terdiri dari ukuran buku,besar kecilnya,standarnya berbentuk saku atau format spesial.Penentuan format akan mempengaruhi terhadap ketebalan buku dan kedalaman materi yangdiinginkan.

Format Penerbitan Buku  Penerbit Andi :
·         Format Besar : 20 cm x 28 cm, 21,5 cm x 15,5 cm
·         Format Standar : 16 cm x 23 cm, 11,5 cm x 17,5 cm
·         Format Kecil : 14 cm x 21 cm, 10 cm x 16 cm
·         Buku Saku : 10 cm x 18 cm, 13,5 cm x 7,5 cm
·         Format Khusus

Banyak Penulis tidak memperhatikan format ini sehingga saat dilakukan pengaturan layout dan setting, beberapa bagian buku menjadi tidak sesuai dengan maksud Penulis. Ketidaksesuaian tersebut contohnya: proporsi gambar yang tidak benar, pemotongan kata yang tidak tepat (terutama pada listing program pada buku pemrograman), dan ketebalan buku yang tidak proporsional.

Kesimpulan : Srategi pemasaran ibarat sebuah seni berkreasi,berinovasi,berkreatifitas,dan terus mengembangkan ide-ide. Berinovasi sesuai dengan pengembangan pasar.

Wednesday, April 22, 2020

RESUME KULIAH ONLINE MATERI MENULIS dan MENERBITKAN BUKU


RESUME KULIAH ONLINE  MATERI MENULIS dan MENERBITKAN BUKU
 di PENERBIT ANDI   YOGYAKARTA
RABU                       : 22 APRIL 2020
PUKUL                      : 19.00 – 21.00
NARA SUMBER      :  EDI S. MULYANTA,S.Si.MT
MODERATOR          : BAMBANG PURWANTO


CV Singkat
Nama              : Edi S. Mulyanta S.Si, M.T.
Jabatan           : Publishing Consultant Andi Publisher
TptLhr            : Jogjakarta/Tgl Lhr : 24 Mei 1969
Status              : Menikah
Istri                  : Retna G.
Anak                :
Nindita Saheka Ramadhani
Raditya Rizky Duanda (alm)
Naditya Tertia Alfarizky
Hobby            : Membaca, Menulis, Olah Raga, Musik
Fb                    : https://www.facebook.com/edis.mulyanta
Blog                 : www.sobatambyar.com
Pendidikan
S1 Geografi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 1994
S2 Magister Teknologi Informasi Fak. Elektro UGM Yogyakarta 2006
Riwayat Pekerjaan pak Edi begitu panjang, menunjukan bahwa beliau orang yang sangat enerjik dan hebat, hingga pada saat ini beliau bekerja di Penerbit Andi Yogyakarta.

Seperti biasa kuliah dimulai pada pukul 7 malam tepat,OmJay membuka kegiatan dengan ucapan salam dam menyampaikan bahwa pada malam ini akan mendapat materi dari pak Edi S Mulyanta dari penerbit Yogyakarta.moderator pada malam ini adalah MrBams.

Pak Edi membuka pembelajaran malam ini dengan mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan materi tentang penerbitan buku.

Beliau menjelaskan bahwa saat ini penerbitan sedang betul-betul diuji ketahanannya,terutama kondisi terkini di outlet penerbitan tutup karena pandemi yang luar biasa mengubah haluan kami secara mendadak.

Darah penerbitan adalah karya tulis dan penulisnya,dimana dari karya tulis tersebut dan diubah menjadi sebuah media buku yang dapat dinikmati pembacanya melalui outlet pemasaran baik toko buku,kampus,sekolah,dan pembaca secara langsung.
Setiap penerbit telah dipercayakan ISBN dari perpustakaan nasional,sebagai penanda setiap terbitnya,dan dinaungi di bawah IKAPI sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah untuh mewadahi setiap penerbit diluar penerbit kampus.
Penerbit di bawah IKAPI secara alamiah memilih jalur masing-masing sesuai passionnya dalam menerbitkan buku.

Sebagai penulis,sebaiknya memahami ciri khas terbitan setiap penerbit.Tentunya bertujuan agar tulisannya sesuai dengan misi penerbit yang dapat menerbitkan segala tema di setiap terbitnya.
Penulis dapat mengirimkan usulan dan proposal terlebih dahulu untuk menjajaki apakah jalur tulisannya sudah sesuai dengan visi dan misi penerbit belum. Hal ini untuk menghemat waktu dan biaya dalam mempersiapkan tulisannya.

Setiap penerbit mempunyai SOP dalam ilmiah,memilih tulisan untuk dijadikan komoditas industri dengan tujuan utama tentunya adalah terbitannya dapat terserap di pasar dengan cepat.
Mempunyai peta pasar yang direkam dari outletnya sehingga instink penerbitan yang telah lama bergelut dibidangnya akan semakin terasah.
Dari melihat judul outline,dan siapa penulis,terkadang penerbit dapat memproyeksiksn pasar buku yang menjadi sasarannya.

Kunci pertama bagi penulis adalah pemilihann judul yang baik,pasar sasaran yang akan dituju,lakukan sedikit pesaing sehingga dapat dengan gamblang ditawarkan pada penerbit.
Apalagi tema yang baru,perlu tambahan data riset kecil yang tidak gampang untuk memengaruhi penerbit.Penerbit lebih cenderung mencari tema yang secara pemasaran sudah ada,sehingga gablang dalam membiyaai penerbitannya ,karena mempunyai resiko yang semakin kecil untukk tidak terserap pasar.

Kirim ke beberapa penerbit,apabila penulis belum berpengalaman bekerjasama dengan penerbit.
Penerbit akan menyeleksi tulisan, dengan beberapa pertimbangan. Pling banyak porsi pemasaransebagai pertimbangan utamanya.Berikan sedikit penjelasan pasar sasaran, dengan data-data angka akan lebih menarik.
Contohnya adalah saat ini buku yang sangat dicari adalah buku tentang covid-19. Cari secepatnya apa,bagaimana,virus tersebut.Apakah buku yang kita tulis betul-betul mempunyai manfaat pada pembaca.

Jenis Penulis
1.       Penulis perintis pertama,Biasanya dapat menikmatipasar awal yang cuupmenarik.Biasanya tulisan pertama mempunyai kualitas yang belumbaik,akan tetapi mengejar momen yang cukup bagus.
2.       Penulis Follower
Biasanya mempunyai penyajian materi yang lebih baik akan tetapi terkadang menikmati pasar sisa daripada penulis perintis.
Proses Penerbitan buku:
Proses penerbitan buku cukup panjang waktunya,dari administrasi penerbitan awal,editing, setting layout,desain cover,dan proses produksi
Tanpa ada antrian proses penerbitan buku memakan waktu antara 2 minggu hingga 1 bulan paling lama. Yang membuat lama adalah proses antrian baik dari sisi penulis maupaun  beberapa bagian di penerbitan.

Yang diperlukan pada proses adminitrasi penerbitan adalah:
·         Kelengkapan naskah
·         Judul dan sub judul
·         Nama pengarang
·         Kata pengantar
·         Prakata
·         Dftar Isi
·         Bab hingga sinopsis
Yang diperlukan dalam proses editing akan terbantu dengan
·         Pengetahuan ejaan
·         Pilihan kata
·         Kalimat
·         Paragraf
Hingga hirarki bab yang baik dari penulis.
Proses Editor akan membantu hal tersebut akan taetapi apabila penulis telah menata denan baik,maka kerja editor akan lebih fokus ke dalam bagaimana memilih efektifkan kalimat dan struktur bab yang baik.
Setting layout juga mempunyai peranan yang penting,karena memnentukan uuran buku,jumlah halaman,dan keindahan halaman per halaman .Titik kursial ada disini karena dengan pengaturan halaman yang baik,maka harga buku akan efektif ditemukan,harga buku yang menarik akan cukup memengaruhi pembeli dalam memutuskan akan membeli atau meninggalkannya.
Desain Cover,
Mempunyai peranan strategis dalam sebuah buku.Apalagi tipe pembeli buku di Indonesia adalah didasarkan dari kendaha dan seberapa menarik cover.
Tipika Pembaca buku di Indonesia adalah sightseeing,sehingga cover sangat penting sekali dalam pemasaran.Setiap penerbit mempunyai data bagaimana cover yang menarik,dan terbukti mendongkrak pemasaran.
Proofing,Sebaiknya penulis memberikan beberapa perbaikan ide untuk memperkuat pasar buku yang ditulis.Kerja sam yang baik dari penulis dan pengetahuan data dari penerbitakan dapat menentukan keberhasilan untuk diserap di pasar.
Beliau juga menyampaikan bahwa dari pengalamannya, tidak ada buku Best Seller yang By Desain,artinya banyak buku Best Sller di Indonesia,terkadang karena karunia semata,Jadi jangan taut menawarkan tulisan ke penerbit.Karena pada dasarnaypenerbit juga tral and eror dalam menerbitkan bukunya.Hanya pengalaman dan intuisi terkadang membantu untukk menhindari kerugian akibat terbitannya tidak laku di pasar.

Kesimpulan;
Yang harus diketahuai dalam penerbitan buku
1.Penulis melakukan pemilihann judul yang baik,pasar sasaran yang akandituju,lakukannsedikitpesaing sehingga dapat dengan gamblang ditawarkan pada penerbit.
2.     Penulis,sebaiknya memahami ciri khas terbitan setiap penerbit.
3.    Penulis dapat mengirimkan usulan dan proposal terlebih dahulu untuk menjajaki apakah jalur tulisannya sudah sesuai dengan visi dan misi penerbit.
4.  Kirim ke beberapa penerbit,apabila penulis belum berpengalaman bekerjasama dengan   penerbit.
5.       Penulis juga harus tahu proses penerbitan buku.

Tuesday, April 21, 2020

PEMBELAJARAN DARING SEKOLAH KAMI



PEMBELAJARAN DARING SEKOLAH KAMI
SDN 2 REJANG LEBONG,CURUP PROVINSI BENGKULU
OLEH LUSIA WIJIATUN,S.Pd
RABU,22 APRIL 2020


Ketika pandemi covid-19 melanda hampir di seluruh dunia bahkan  di beberapa  wilayah  negara kita,suasana  mulai mengkhawatirkan,apalagi  covid-19  penularannya begitu cepat. Penularan dapat terjadi dari sentuhan,percikan air saat orang bersin dan sering terjadi di saat adanya kerumunan- kerumunan. Sekolah kami beralamatkan di Jalan Merdeka yang merupakan jalan utama di daerah kami. Siswanya  berjumlah 700 orang,bisa dibayangkan kerumunan yang terjadi, sungguh padat bila dibandingkan dengan sekolah lain. Sejak ada beberapa kota yang dinyatakan terpapar virus corona, maka di daerah kami sudah mulai melakuan tindakan pencegahan. Pemerintah setempat mengeluarkan kebijakan aturan yang diperlukan  untuk mendukung pemeritah pusat.Maka sejak diberlakukan aturan itu, tanggal 15 Maret kepala sekolah kami langsung menyampaikan kebijakan itu kepada semua pihak sekolah,hingga sejak saat itu kami semua belajar di rumah.

Pada awalnya sekolah kami memberi pengumuman kepada siswa kegiatan belajar di rumah selama dua pekan.Kami, guru yang berjumlah 30 orang membuat rancangan tugas untuk dikerjakan oleh siswa masing-masing di rumah.Minggu pertama belajar di rumah tugas yang kami berikan  berupa tugas yang ada di buku saja,karena kita berpikir akan dikoreksi setelah masuk sekolah nanti.
Orang tua siswa menyambut baik,namun baru empat hari ada orang tua menyampaikan keluhan kepada salah satu guru di sekolah kami, yaitu kepada saya yang merupakan guru kelas 6.dalam keluhan itu orang tua tersebut menceritakan bahwa anaknya selalu main game saja selama empat hari ini dengan android yang dia punya.Bahkan tugas yang diberikan tidak disentuh sama sekali. Sayapun terkejut,karena tugas sudah diberikan,mengapa bisa seperti itu?  Saya berpikir ini harus ada kontak langsung kepada siwa.Maka pembelajaran daring mulai saya lakukan sesuai dengan kemampuan yang ada,mulailah saya mengadalan komunikasi lewat Wa. Group WA yang sudah dibentuk anak-anak saya gunakan untuk melakukan pembelajaran daring. 

Hal pertama yang saya lakukan menyapa mereka, menyampaikan salam dan kabar serta menjelaskan tentang mengapa kita belajar di rumah,lalu baru menanyakan tugas mereka. Ternyata masih ada yang belum membuat tugas,dengan menekan segala kekecewaan, dengan sabar saya mendampingi siswa untuk mengerjakan tugas-tugas, dan menjelaskan apa yang belum dimengerti melalui Wa itu saja.
Dua minggu berlalu, ada pengumuman perpanjangan waktu belajar di rumah sampai batas waktu yang belum  ditentukan.Semua siswa menanyakan itu semua, rasa kangen  untuk bertemu di sekolah seperti tidak terbendung. Apa yang harus saya lakukan, belajar dan belajar, beberapa orang guru piket termasuk saya dan juga ada beberapa guru dari sekolah lain,mulai belajar menggunakan aplikasi zoom. Saya berpikkir dengan aplikasi ini saya dapat mengobati rasa rindu kepada anak-anak saya,begitupun mereka. Pada awalnya sangat sulit dilakukan,namun dengan kesabaran dan tentu saja pengorbanan kuota yang lumayan akhirnya saya dapat melakukan kegiatan pembelajaran daring dengan zoom.Wahh,betapa senangnya anak-anak saat kegiatan itu berlangsung,mereka dapat bertemu langsung dengan teman-teman mereka dari rumah masing-masing.

Hari begitu cepat berlalu,lebih satu bulan saya melakukan pembelajaran daring,  Hingga akhirnya sampai waktunya ujian sekolah kelas 6 dilaksanakan. Walaupun mas Mentri Nadiem sudah menyampaikan bahwa usbn ditiadakan, untuk menambah pengetahuandan uji coba,sekolah kamipun melaksanakan ujian sekolah daring.Pihak sekolah menyediakan sarana untuk melakukan pembelajaran ini,ada beberapa guru prestasi di sekolah kami sangat ahtif dalam hal ini,sehingga kami dapat melakukan ujian itu.Seluruh mata pelajaran yang berjumlah 9 mata pelajaran dilaksanakan dengan ujian daring dengan bentuk soal pilihan ganda memalui forms gle.com.Hari ini merupakan hari yang kedelapan sekolah kami melaksanakan ujian tersebut, besok tanggal 23 April hari terakhir pelasanaan ujian di sekolah kami.Selama delapan hari pelaksanaan ujian daring disekolah kami tidak ada banyak  kendala ,meskipun ada dapat diselesaikan segera.

Dengan berakhirnya ujian daring di sekolah kami besok tanggal 23 April 2020, saya merasa lega dan plong,karena sudah menjalankan tugas  sebagai guru kelas 6 untuk yang kegiatan ini. Tentu masih banyak kekurangan dalam kegiatan ini,namun banyak juga hikmah yang dapat saya pelajari. Segala peristiwa selalu ada suatu maksud,mungkin inilah suatu maksud itu.Saya dapat belajar dalam situasi yang seperti ini,ditengah mewabahnya virus corona  yang sedang melanda negara kita,bahkan di seluruh dunia. Semoga pembelajaran daring ini berlanjut di sekolah kami terutama dalam hal penilaian. Jujur saya akui bahwa lebih enak,lebih baik belajar langsung tatap muka, disini kita dapat memberi contoh segala materi yang diajarkan,begitu juga pendidkan karakterpun dapat kita berikan melalui  contoh-contoh perilaku dan perbuatan mereka secara langsung begitu juga dengan perilaku kita. Semoga  wabah ini segera berakhir dari negeri tercinta ini bahkan di seluruh bumi .



  PEMBELAJARAN ZOOM  


 UJIAN SEKOLAH DARING
        




                                                                            

RESUME PEMBELAJARAN DARING YANG IDEAL


RESUME KULIAH ONLINE  BELAJAR MENULIS BERSAMA OMJAY
 MATERI PEMBELAJARAN DARING YANG IDEAL
SELASA,21 APRIL 2020
PUKUL 19.00-21.00
                           

Seperti biasa kuliah online pada malam ini dimulai pada pukul 19. 00, OmJay mengawali pertemuan dengan mengucapkan salam, dan langsung menyampaikan bahwa kuliah online pada malan ini dengan menggunkan aplikasi zoom, kitapun segera mempesiapkan alat yang ada di rumah. Dengan penuh percaya diri,saya coba bergabung dengan group melalui zoom itu, karena saya berpikir sudah bisa melakukannya. Namun apa yang terjadi, ternyata saya tidak dapat mengikuti dengan baik, suara yang terdengar tidak jelas, dan kresek-kresek, sehingga menambah tidak jelasnya suara omJai yang sedang menjelaskan materi tentang pembelajaran daring yang ideal. Suara tidak jelas mungkin dikarenakan sinyal yang tidak kuat,seperti yang dijelaskan tadi,untuk melkukan pembelajran daring yang ideal jaringan harus kuat.Mungkin jaringan di rumah saya yang kurang lancar sehingga suara tidak jelas.Akhirnya saya hanya membuka saja materi yang diberikan Omjai melalui group Belajar menulis gel.5
Dalam materi yang diberikan memalui pdf ada 21 halaman yanga semua terdidir dari gambar gambar.
Saya sempat mendengarkan penjelasan gambar tersebut OmJay menceritakan ketika memperoleh juara inobel,beliau mendapat pemenang III.Kemenangan yang yang diraihnya adalah berkat beliau senang menulis, separti yang disampaikannya juga dalam kata kata yang dikutip dari Budiman Hakim Yaitu “Jangan Menunggu Ide Datang Lalu Baru Menulis, Menulislah Dulu Maka Ide Akan Datang Padamu.” Ada dua pilihan   menulis buku,Yaitu buku Digital atau buku Cetak. Maka  mulailah menulils.
 Mulailah Membuat Buku Digital
Menulis dapai dimuali dari cara biasa di dunia nyata, kalau melihat dari gambar yang terlihat adalah tentang  keadaan lomba inobel yang dilaksanakan OmJay. Melalui gambar itu juga dapat suatu tulisan,begitupun dengan gambar belajar disekolah,juga dapt dijadikan inspirasi untuk menulis.
Belajar menulis dapat juga dilakukan dengan menngunakan group WA, seperti yang dilakukan ini adalah belajar menulis gratis melalui Wa. Saya bersyukur dapat belajar menulis melalui WA ini,meskipun tulisan yang dihasilkan belum baik,masih banyak yangharus direvisi,dibenarkan,tapi itulah kemampuan yang saya miliki,memang harus belajar lebih banyak lagi.

Belajar Menulis Pakai Apa
Selain melalui Wa belajar menulis dapat digunakan dengan berbagai cara Misalnya.
·         Menggunakan Aglikasi zoom,
Seperti malam ini belajar menulis  gelombang 5 bersama OmJay menggunakan aplikasi zoom,namun sayang banyak yang tidak menguikuti karena jaringan kurang baik.
·         Workshop Elearning ke 55 kota
Di 55 kota ini Omjai sudah banyak menjadi narasumber dalam kegiatan menulis,untuk memotivas guru-guru yang ada di setiap kota yang beliau kunjungi. Beliau juga sempat menjadi nara sumber yang diadakan dikota tempat saya tinggal dan bertugas. Pada waktu itu kebetulan sayapun mengiuti workshop menulis. Kegiatan waktu itu diikuti kurang lebih 100 orang,. Banyak sekali ilmu yang diperoleh waktu itu,namun belum membuka niat saya untuk menulis,. Setelah ada kuliah online gel.5 ini baru saya mengikuti secara rutin.
·         Gunakan Live Youtube Chanel
Belajar menulis juga bisa dilakukan melalui youtube chanel,seperti yang sudah disampaikan beberapa hari yang lalu, yaitu dalam materi Menulis Buku dalam Seminggu  bersam Prof, Eko Indrajit.
·         Belajar di Rumah Seperti di Sekkolah
Ya bisa saja belajar di rumah seperti di sekolah,seperti yang dilakukan saat ini,karena adanya pandemi corona, sementara ini belajar di rumah seperti di sekolah,namun tentu saja masih banyak kendala, misalnya masih banyak siswa belum meilik android atau jaringan internet di rumah mereka, sehingga masih sulit untuk mengikuti pembelajaran secara daring.  Selain itu ada beberapa tampilan slide dari OmJay.mungkin dapat dijadikan inspirasi dalam menulis, 
·         Dengan menggunakan website
·         Belajar dari Pedagang Kurma
·         Pengurus PGRI Bertemu Mentri
·         Virus Korona dan dampaknya
·         Worshop Online yang Menarik
Pada akhir pembelajaran Omjai menyampaikan terimakasih  bahwa sudah melaksanakan tugas belajar memalui zoom, dan kita diberi tugas untuk menulis presentasi  pembelajaran daring yang dilakukan di sekolah  masing masing.
Selain itu kita juga diberi tugas mebaca buku beliau menulis reviunya selama 6 hari. Yah lumayan juag tugasnya semoga kita dapat menyelesaikan tugas ini.