Tema : Peran Teknologi Terkini dalam Membuat
Pembelajaran Daring dan Luring
Menjadi semakin
Menyenangkan.
Judul : Peran Teknologi Terkini dalam Pembelajaran
Daring dan Luring
Oleh : Lusia Wijiatun,S.Pd
http://gurupenggerakindonesia.com Kehidupan manusia saat ini tidak
terlepas dari teknologi, semua kalangan tidak asing lagi dengan teknologi,
tua-muda, besar kecil, hampir semua
kehidupan mereka tidak terlepas dari teknologi. Bagaimana tidak, dengan
teknologi semua pekerjaan akan menjadi lebih mudah. Mulai dari kebutuhan rumah
tangga yang kecil sekalipun, hingga yang besar. Begitu juga dengan kebutuhan
lainnya seperti ebutuhan dalam bidang ekonomi, sosial, kesehatan, pertanian dan
pendidikan. Hal ini menunjukan bahwa kemajuan zaman semakin maju dan cepat.

Perkembangan teknologi membawa perubahan
yang begitu cepat hingga membuat hubungan antar daerah, kota, provinsi, pulau
bahkan antar negara semakin dekat. Seolah tanpa batasan semua begitu mudah
dijangkau. Apalagi hubungan antar keluarga yang jauh pun menjadi begitu dekat
tanpa membutuhkan waktu yang lama untuk memberikan informasi atau berita kepada
saudara dan siapa saja cukup dengan pesan singkat berita sudah sampai, tidak perlu
menunggu berhari-hari, berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan.Hal itu merupakan bukti kemajuan dari teknologi
terkini. Lalu apakah teknologi itu?
Menurut
wikipedi.co.id Teknologi adalah Keseluruhan saran untuk menyediakan
barang –barang yang diperlukan bagi berlansungnya dan kenyamanan hidup manusia. Pengguna teknologi bermula dari
perubahan sumber daya alam menjadi alat yang sederhana.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teknologi memiliki arti: (1)
metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; (2)
keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Teknologi berasal dari bahasa Yunani
yaitu kata techne dan logos, Techne artinya memiliki keterampilan
dan logos artinya ilmu. Secara
singkat pengertian teknologi berarti ilmu yang mempelajari tentang
keterampilan.
Perkembangan
teknologi terbaru, termasuk diantara-nya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala
global.
Salah
satu contoh saat ini pun perkembangan teknologi di bidang kesehatan membuat
dunia semakin berubah, dengan teknologi setiap negara berlomba untuk menemukan vaksin
yang sangat dibutuhkan hampir seluruh
umat manusia di bumi ini.Begitu juga dibidang lainnya yaitu ekonomi,sosial
budaya, pendidikan.
Teknologi telah
memengaruhi masyarakat dan
sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah
membantu memperbaiki ekonomi. Begitu juga di bidang pendidikan,teknologi
banyak membantu agar terwujudnya pendidikan yang sesuai dengan tujuan
pendidikan dalam undang undang Dasar 1945.
Meski saat ini pendidikan
kita sedang mengalami perubahan yang secara
tiba-tiba akibat dari wabah virus corona, namun karena adanya teknologi yang
semakin canggih dapat diatasi dengan berbagai cara,agar proses pembelajaran
tetap berlangsung.
Peran teknologi dalam
pendidikan saat ini memang sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Mau tidak
mau semua yang terlibat dalam bidang pendidikan ini,harus mampu menggunakan
teknologi sebagai alat untuk menyampaikan materi pembelajaran. Bagimanapun
caranya proses pembelajaran harus tetap terlaksana.
Sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nadiem Makarim dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor:
36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah
dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Maka peran
penting teknologi terkini dalam pembelajaran daring dan luring adalah denagn
memamfaatkan sebaik-baiknya.
Apa pembelajaran daring dan luring itu? Mari kita simak penjelasan berikut ini:
a. Pembelajaran Daring
Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilaksanakan dalam
jaringan, artinya bahwa materi pembelajaran disampaikan oleh guru kepada siswa
dalam jaringan( internet) yang terbentuk dari berbagai metode yang dikemas oleh
guru dan disampaikan kepada siswa sehingga menjadi pembelajaran yang bermakna.
Pembelajaran bermakna dalam arti, pembelajarn yang disampaikan kepada
siswa dikemas sedemikian rupa agar menyenangkan siswa, orang tua dan guru
Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa tatap
muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia.
Segala bentuk materi pelajaran didistribusikan secara online, komunikasi
juga dilakukan secara online, dan tes juga dilaksanakan secara online
misalnya dengan mengirim tugas melalui WhatsApp dengan pengarahan sesuai dengan materi kemudian siswa mengirimkan
tugasnya melalui vidio, audio dan tugas yang diposting langsung melalui chat
pribadi kepada guru. Dan Google form,sehingga anak dapat
mengerjakan langsung soal latihan tinggal mengklik saja pilihan jawaban yang
tersedia.
Daring juga menyatakan kondisi pembelajaran tergantung pada suatu alat perlengkapan atau suatu unit
fungsional. Pembelajaran dapat dikatakan
daring apabila memenuhi beberapa persyaratan misalnya, dengan menggunakan
jaringan internet atau kuota yang lansung dikendalikan oleh alat atau
sistem,misalnya ketika siswa mengerjakan soal dengan google form,maka kegiatan
dapat langsung tersambung pada sistem pengoperasionanya,sehingga guru dapat
merespon dengan melihat daftar yang tertulis secara otomatis, berikut nilainya,
jawaban yang benar atau salah,bahkan dapat dilihat juga waktu siswa
mengerjakannya. Teknologi terkini ini pun tidak dapat berbohong, ketika siswa
belum mengerjakan tugas, saat ditanya menjawab sudah mengerjakan pun akan
terdeteksi, sehingga dapat melatih kejujuran siswa dalam mengerjakan tugasnya
sudah dikerjakan atau belum.
Pembelajaran daring dapat disampaikan dengan menggunakan berbagai macam
aplikasi, tentu saja memilih aplikasi yang murah bahkan gratis,sehingga tidak
memerlukan biaya yang cukup banyak, kita hanya menyiapkan kuota saja. Inipun
terkadang menjadi masalah juga, karena kuota yang dimilik siswa tidak sama.
Ada
beberapa macam pembelajaran daring yaitu,
1.Pembelajaran Daring 1
Pembelajaran Daring 1 melibatkan
pengampu/guru dan peserta didik secara penuh. Peserta melakukan
pembelajaran daring dengan mengakses dan mempelajari seluruh bahan ajar,
mengerjakan lembar kerja, dan berdiskusi dengan guru. Selama proses
pembelajaran, peserta difasilitasi secara daring penuh oleh guru. Pembelajaran daring inilah yang
digunakan oleh penulis untuk menyampaikan materi pelajaran.
Adapun teknologi yang digunakan berupa aplikasi WhatsApp sebagai media sosial utama untuk menyapa, menjelaskan
materi yang akan disampiakan. Kemudian materi disampaikan melalui aplikasi
youtube, blog, dan sebagai evaluasi penulis mnyajikann dalam bentuk google form.
Dengan cara teknologi ini anak-anak dapat belajar dengan baik,dan tentu saja
sangat menyenangakan. Siswa tidak berlu menyalin jawaban lalu dikumpulkan
dengan cara memposting, tetapi cukup dengan mengklik saja pilihan jawaban yang
paling tepat.
2. Pembelajaran Daring 2
Pembelajaran daring 2 melibatkan peserta, moderator dan penyaji
materi
Model ini dilakukan secara daring penuh dengan
menggabungkan interaksi antara peserta, moderator, dan penyaji materi
pembelajaran dengan model pembimbingan sebagai berikut.
·
Interaksi Penyaji dengan moderator: Moderator mendampingi penyaji materi untuk
menyapiatkan materi kepada peserta scara langsung ketuka moderator sudah
mempersilahkan penyaji materi,
·
Interaksi Moderator
dan Peserta : Moderator mendampingi,
Berdiskusi dan berkoordinasi
dengan peserta secara daring,dengan cara peserta menyampaikan pertanyaaan atau
bahan diskusi kepada moderator terlebih daahulu, kemudian moderator
mneyampaikan kepada penyanyi dan penyaji akan menjawab langsung kepada seluruh
peserta, sehingga hal ditanyakan atau didiskusikan dapat diterima bagi peserta
seluruhnya. Dalam hal ini hanya admin yang dan penyaji yang dapat mengirim
pesan .
·
Interaksi Penyaji dan Peserta : Penyaji materi
memfasilitasi dan berkomunikasi dengan peserta secara daring.Dalam hal ini penyanyi memberi kesempatan langsung unruk
menyampaikan materi yang belum dimengerti
secara langsung apabila sudah ada tanda atau pesan bahwa semua peserta
dapat mengirim pesan.
Pembelajaran daring
model kedua ini lebih banyak digunakan oleh peserta didik yang lebih dewasa
yaitu tingkat sekolah lanjutan atas dan tingkat perguruan tinggi,bahkan
dirasakan juga oleh penulis sendiri, bahwa penulis mengikuti pembelajaran
daring melaluii WhatsApp yaitu belajar menulis online yang
diselenggarakan oleh Omjai,dkk yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik
Indonesia.
3. Pembelajaran Daring Kombinasi
Di dalam model daring kombinasi, peserta melakukan
interaksi belajar secara daring dan tatap muka. Interaksi belajar daring
dilakukan mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi dan bahan pelajaran
telah disiapkan secara elektronik oleh guru, misalnya dengan power point atau
materi bentuk lainnya.
Interaksi tatap muka dilaksanakan dengan
waktu yang disepakati bersama dan difasilitasi oleh seorang moderator, atau
langsung oleh guru yang bersangkutan dengan menggunakan zoom. Google claroom,webex
dan sebagainya.
Bagi siswa
SD tentunya masih belum dapat secara penuh untuk menjadi meoderator,oleh karena
itu, fasilitas dengan guru kelas masing masing,apalagi siswa yang masih duduk di
kelas 1 seperti contoh pembelajran daring kombinasi yang
dilakukan oleh anak penulis yang juga berprofesi sebagai guru di salah satu
sekolah swasta yang ada di Jakarta Selatan, berikut linknya.
https://youtu.be/qkVW0YoxXlA dan masih
banyak link yang lainnya silakan di suscriber ya.
Teknologi terkini dari pembelajaran
daring kombinasi ini saat ini sedang populer atau trend. Banyak guru di Indonesia yang sudah
memakai cara ini. Karena dapat beriteraksi secara langsung melalui tatap muka walaupun dudunia maya. Namun harus tetap hati- hati dalam memilih aplikasi
ini, sebaiknya kita memilih aplikasi yang disediakan untuk kita dengan
kemampuan yang kita miliki dan utamakan kita memilih yang free. Banyak yang
tersedia gratis, namun tentu saja tetap menngunakan kuota atau jaringan
internet.
Tentunya harus sesuai dengan kondisi
tiap sekolah atau kemampuan sekolah masing-masing.Begitu juga kemempuan guru,
tentu tidaklah sama,namun banyak guru yang sudah berusahadalam kegiatan ini.
Bahkan guru banyak meningkatkan kemampuan teknologi nya, hingga dapat
melaksanakan pembelajatan daring saat
pandemi ini.
b. Pembelajaran Luring
Pengertian Pembelajarann Luring
Pengertian pembelajaran luring adalah bentuk pembelajaran yang
sama sekali tidak dalam kondisi terhubung jaringan internet. Pembelajaran
dilakukan secara offline.
Jadi kegiatan dalam aktivitas luring, sama sekali tidak melibatkan
jaringan internet .Misalnya peserta didik melakukan chat di WhatsApp artinya mereka melakukan
aktivitas daring.Tetapi, peserta didik menulis
atau mengerjakan tugas di Microsoft Word atau menulis di buku catatan
mereka dan tidak menyambungkannya dengan jaringan internet. Tugas dapat
dikumpulkann secara langsung dengan waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan
kesepakatan. Atau jika melakukan offline dengan bertemu secara langsung tanpa menggunakan internet,
hal itu adalah contoh aktivitas luring.
Selain itu ada juga ahtifitas luring lainya,misalnya dengan menggunakan
memori card, flashdisk atau pdf yang disediakan oleh guru berisi tentang buku
pelajaran atau ringkasan materi. Sehingga materi pelajaran dapat disampaikan
langsung kepada siswa dengan waktu yang sudah disepakati, sehingga siswa dapat
belajar melalui media tersebut. Dengan kesepakatan yang sudah dibuat guru akan
menjelaskan kembali materi yang belum dimengerti oleh siswa. Berikut
penjelasannya:
Memory Card
Apa itu memory card?
Memory card mempunyai ukuran yang sangat kecil tapi
mempunyai fungsi yang sangat besar.
Pengertian memory card atau kartu memori adalah alat
yang dipakai untuk media penyimpanan data digital pada sebuah
perangkat.Contohnya gadget seperti kamera digital, PDA, dan Handphone.Data dapat
berupa gambar, audio, vidio. Memory card mempunyai banyak ukuran yaitu
128MB,512MB, 1GB,32GB,hingga 64 bahkan lebih.
Dengan memory card ini kita bisa mendownloud bahan
materi ajar, Sehingga bahan
pembelajaran sudah tersedia,bahkan anak didik sudah siap belajar di rumah
masing-masing. Tentu saja dengan pandampingan guru yang selalu setia mendapingi
dan selalu siap menjelaskan materi yang belum dipahami oleh siswanya. Dengan
waktu yang disepakati guru akan datang ke
rumah siswa untuk menjemput atau menjelaskan materi yang belum dapat dimengerti. Karena walau
sudah menyampaikan materi dengan memory card tentu masih perlu untuk
menjelaskan materi,terutama yang belum dimengerti oleh anak didik.
Flashdisk
Flashdisk adalah sebuah alat penyimpanan data eksternal
yang dihubungkan port USB yang mampu menyimpan berbagai format data dan
memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar.
Flashdisk dapat menyimpan data secara permanen
walaupun aliran listrik pada rangkaian flashdisk diputuskan. Ini terjadi karena
didalam flashdisk terdapat sebuah controller dan memori yang mampu menyimpan
data secara permanen walaupun aliran listrik yang ada pada flashdisk sudah
diputuskan oleh user.
Flashdisk memiliki kapasitas penyimpanan data yang
cukup besar.
Pada masa sulit seperti saat wabah ini masih banyak
daerah yan tidak terjangkau oleh teknologi seperti internet, Namun kesulitan
inipun dapat diatasi dengan melakukan inovasi penbelajaran yang lain. Kesulitan
dalam menyampaikan materi pembelajaran pada masa pandemi ini dapat dilakukan dengan mamindahkan bahan pembelajaran ke flashdisk.
Lalu flashdisk diberikan kepada siswa,sehingga siswa dapat belajar melalui
Flashdisk. Dan tentu saja dengan pendampingan guru yang selalu setia mendampingi dan menjelaskan
materi yang belum dipahami oleh siswa, dengan kesepakatan yang sudah disepakati
bersama.
Pdf
Selain memori card dan flashdisk, kita juda dapat
menggunakan pdf untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa, Pdf dapat dikirim melalui WA atau dapat diprint dan dibagikan
kepada siswa melalui orang tua atau guru mengantar ke rumah siswa, tentu dengan
kesepakatan yang sudah dibuat bersama.
Dengan pdf ini siswa dapat belajar karena ringkasan
materi pembelajaran sudah disediakan guru, berikut soal latihan yang harus dikerjakan sebagai umpan
balik untuk mengetahui sejauh mana materi pelajaran dapat dimengerti dan
dipahami oleh siswa.
Kombinasi daring dan luring merupakan paduan keduanya yang dilaksanakan
secara berkala. Kegiatan pembelajaran luring
dilakukan untuk membuat tugas yang tidak bisa dilakukan secara daring.
Tugas dapat dikumpulkan langsung dengan waktu yang disepakati sesuai protokol
kesehatan untuk saat ini. Bahkan yang mengumpulkan adalah orang tua( bagi
peserta didik SD)
Banyak diantara mereka juga membantu
proses pembelajaran ini, orang tua dengan senang hati mengambil buku paket ke
sekolah, juga tugas yang diberikan gurunya pun diantar ke sekolah agar dapat
dikoreksi oleh guru.
Tidak pernah terpikirkan sama sekali
bahwa akan terjadi sistem pembelajaran yang seperti sekarang ini.Sebagai guru
apapun dilakukan demi kemajuan anak didik
yang merupakan penerus bangsa ini.
Ada kalanya guru yang harus mengantar tugas dan menjelaskan materi
pelajaran kepada siswa. Terutama bagi siswa yang memiliki infrastruktur yang
buruk. Sebagai guru harus bisa meyediakan dan membagi waktu untuk kegiatan
pembelajaran ini. Apapaun dilakukan demi kemajuan anak didik. Bagaimanapun
situasi proses pembelajaran harus tetap terlaksana.
Peran teknologi terkini yaitu berupa media sosial dan berbagai
aplikasinya sangat membantu dalam pembelajaran daring dan luring ini, Tinggal
bagaimana seoang pendidik atau guru dapat mengemas materi dengan baik hingga
menjadi pembelajaran bermakna,
menyenangkan siswa, orang tua dan guru serta pihak terkait lainnya.
Salam sehat selalu
Blogger Pemula
14
Oktober 2020
Profil Penulis
Lusia Wijiatun,S.Pd
Lahir di Yogyakarta,7 Mei 1964,Menempuh pendidikan dimulai dari SD Xaverius, Curup(1977) SMP Xaverius Curup ( 1981) SPG FKIP (1984)Curup, Diploma 2 UT PJJ Bengkulu(2002) Strata 1 UT PJJ Bengkulu (2005).Penulis adalah Guru SD Negeri 2 Rejang Lebong,Curup, Prov. Bengkulu.